Selasa, 28 September 2010

Aktuwalisasi Diri

Pendahuluan 

Aktuwalisasi diri merupakan suatu pengenalan diri dari segi dalam maupun luar, dengan peranan yang sangat menunjang untuk mengenalkan diri kepadsa orang lain lebih jelas dan detail.

Dalam artikel ini di dalamnya terdapat suatu aktuwalisasi diri yang terdiri dari biodata diri, perjalanan hidup, dan sifat-sifat diri yang formal dan informal, semuanya telah terdata di artikel ini.

Tujuan membuat artikel ini adalah sebagai tugas dari mata pelajaran softkill di kampus, selain tugas artikel ini di buat karena ingin memperkenalkan diri kita sendiri kepada orang lain atau pembaca serta pengalaman hidup yang mungkin bisa kita ambil kesimpulannya dari artikel ini dan jadi pancuan hidup yang sederhana.


Isi
Perkenalkan nama saya lisnawati biasa di panggil lisna. Saya lahir pada tanggal 09-Februari-1992 pada hari minggu, sekarang saya berumur 18 tahun. saya anak kandung dari Bp. A.Nasir dan Ibu. Euissariwati, saya anak pertama dari tiga bersaudara, saya anak wanita satu-satunya dan adik-adik saya lelaki semuanya.
Tempat tinggal saya di Perum Griya Permai Cikampek, tapi untuk saat ini saya tinggal di Jakarta sampai saya lulus kuliiah. Hobi saya adalah membaca dan tulas tulis di buku apa saja imajinasi. Cita-cita saya adalah sebagai wanita karir mungkin kalian yang baca artikel saya bertanya mengapa saya ingin jadi wanita karir karena saya ingin sekali mengangkat orang tua saya dan keluarga saya dari ekonomi rendah sampai ekonomi yang lumayan.

Lanjut Ke Pendidikan
Semua manusia pasti pendidikannya dari dasar atau awal dulu, pendidikan saya sebagai berikut :
1. TK dan SDI Al-murtadlo Cikampek
2. SMP N 1 Tirtamulya Cikampek
3. SMK Tri Mitra Karya Mandiri Cikampek
4. Universitas Gunadarma ( masih saya jalanin )
 Itu semua pendidikan saya yang saya ikuti dari awal yang kecil, pertengahan, sampai yang perguruan tinggi.
 Karena bagi saya pendidikan itu sangat penting bagi masa depan saya.  
 terus semangat dan pandang menyerah lakukan apa pun yang halal untuk bersekolah.
  
Pengalaman hidup
pengalaman hidup saya seperti roda berputar,  kadang ada di atas kadang ada di bawah. Saya sudah merasakan pahitnya kehidupan dan manisnya kehidupan semuannya tercampur jadi satu. kadang sedih, kadang bahagia, ada tertawa dan ada juga tangisan.

Dulu saya termaksud keluarga yang sangat miskin intinya ekonomi rendah semua kejadian ini saat saya masih kecil waktu duduk di sekolah dasar kelas 3.
Dulu  saya selalu berkhidupan sangat minim untuk makan saja saya hanya bisa makan 1 hari cuman 1 kali saja itu pun makanan hanya tempe, tahu, dan oncom saja yang saya makan dan keluarga saya, semua serba sulit Bapa saya hanya tukang ojek. walaupun saya dulu masih tergolong masih kecil tapi saya harus berfikir dewasa karena kondisi ekonomi saya rendah, saya tidak pandang menyerah untuk hidup ini bagi saya harta tidak penting yang penting kesehatan orang tua saya dan adik-adik saya, semua saya jalanin sangat nyaman walaupun hati kecil saya selalu berteriak " kenapa saya tidak jadi orang kaya saja? kenapa saya tidak seperti orang lain dan teman-teman saya yang segalanya punya " itu teriakkan hati kecil saya, tapi saya harus berfikir dewasa untuk tidak marah sama keadaan ini dan Allah.swt semuanya ini bagi saya  cobaan dari Allah.swt saya selalu yakin itu.
Tiap malam saya sholat bermohon kepada Allah.swt untuk di beri kemudahan dan rizki yang banyak " Ya Allah berikan dan mudahkan lah rezeki keluarga saya, tolonglah angkat derajat keluarga saya" selalu itu yang saya ucapkan di saat setelah shalat, saya selalu sabar dan tawakal.
walaupun saya berekonomi rendah saya tidak mau putus sekolah segala cara saya lakuin tentunya yang halal, saya tidak pernah malu kalau melakukan sesuatu yang halal dan benar, biaya sekolah saya bayar sendiri dengan cara saya mengamen jadi anak jalanan, saya lakuin itu setiap pulang sekoah tanpa saya begitu saya takut akan tidak sekolah, banyak ejekan dan olokkan dari teman-teman saya kepada saya tapi saya tidak hiraukan kata-kata mereka yang penting saya hidup dengan ekonomi rendah tidak merepotkan mereka dan yang penting saya bersekolah. 
Singkatnya ternyata doa-doa saya dan kesabaran saya semuanya di dengar oleh Allah.swt pada awal saya masuk sekolah SMP kelas 2 semua berakhir keluarga saya bisa sukses.
Bapa dan Ibu saya memulai wirausaha toko makanan Alhamdulilahnya semua berjalan lancar dan keluarga saya pun sukses, saya bersujud syukur sekali semuanya bisa berubah tetapi tetap keluarga saya selalu mengingatkan saya untuk tidak sombong di saat saya sama keluarga saya sudah sukses seperti sekarang ini.
Saya tidak menyangka ini semuanya bisa terjadi sampai saya bisa kuliah di Universitas Gunadarma saya bangga sekali. saya tidak akan pernah menyerah.
tetap sabar, pantang menyerah, dan tawakal.

 Penutup
Kesimpulannya dari artikel ini adalah perkenalan diri tidaklah dari dasarnya saja tapi dari kehidupannya di situ kita bisa cari kesimpulannya atau hikmahnya dari perjalannan hidupnya
kita bisa ambil dari sisi baiknya dan kita contoh jikalau ada sisi buruknya jangan di contoh cukup tau saja

Akhir kata semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk yang membaca  sebagai pacuan  hidup.
Mohon maaf apabila kata-kata yang kurang berkenan mohon di maklumin


 









  








 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar